Perkembangan dunia kerja yang ditandai oleh kemajuan teknologi, digitalisasi, dan revolusi industri 4.0 menuntut pendidikan vokasi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Namun, daya serap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di dunia kerja masih menghadapi berbagai tantangan yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Salah satu faktor strategis yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kualitas kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan transformasional kepala SMK serta pengaruhnya terhadap profesionalisme guru dan implikasinya terhadap daya serap lulusan di dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengombinasikan studi kepustakaan, observasi nonpartisipan di lingkungan SMK, dan refleksi sistematis atas pengalaman bekerja peneliti di bidang pendidikan vokasi. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan analisis isi dengan menjaga validitas temuan melalui triangulasi sumber dan keterkaitan dengan teori yang mapan.
Copyrights © 2025