Penyakit berbasis lingkungan merupakan fenomena penyakit yang terjadi pada suatu populasi dan dalam kurun waktu tertentu berkaitan, berakar, atau memiliki hubungan yang erat dengan satu atau lebih komponen lingkungan dalam ruang hidup maupun aktivitas masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, pada tanggal 24 Oktober 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa daftar tilik (checklist) dan lembar observasi. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 18 responden tidak memiliki penutup pada tempat penampungan air, 21 responden tidak menguras tempat penampungan air secara rutin, dan 17 responden ditemukan jentik nyamuk pada tempat penampungan air di sekitar rumah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran, kedisiplinan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan guna mengendalikan risiko penularan penyakit demam berdarah secara lebih efektif dan berkelanjutan di Desa Ilir.
Copyrights © 2026