Stroke iskemik merupakan penyebab utama kecacatan yang memengaruhi fungsi motorik. Rehabilitasi medik bertujuan mengembalikan fungsi motorik pasien melalui latihan terstruktur. Penelitian ini menganalisis pengaruh rehabilitasi medik terhadap fungsi motorik ekstremitas pasien stroke iskemik di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Penelitian analitik observasional ini menggunakan pendekatan longitudinal. Fungsi motorik dinilai dengan Manual Muscle Testing (MMT) sebelum dan sesudah rehabilitasi. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai perubahan fungsi motorik. Mayoritas pasien berusia <65 tahun (52%) dan perempuan (56%). Sebelum rehabilitasi, sebagian besar memiliki skor MMT 2–3, yang meningkat signifikan setelah rehabilitasi (skor 3–4). Rehabilitasi medik efektif meningkatkan fungsi motorik pasien stroke iskemik. Implementasi rehabilitasi terstruktur sangat penting dalam pemulihan pasien.
Copyrights © 2026