Arus digital menghadirkan tantangan serius bagi keluarga Kristen, khususnya bagi orang tua dalam menjalankan peran sebagai pendidik rohani anak. Di banyak keluarga HKBP, pendidikan iman masih dianggap sebagai tanggung jawab gereja semata sehingga keterlibatan orang tua relatif rendah. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran kaum Bapak dan Ibu HKBP Silaen sebagai teladan iman dan pendidik rohani di era digital. Metode yang digunakan meliputi seminar, diskusi kelompok, dan studi kasus literasi digital yang melibatkan 38 peserta terdiri dari orang tua dan remaja. Evaluasi dilakukan melalui kuisioner pra dan pasca kegiatan serta observasi partisipasi peserta. Hasil menunjukkan perubahan nyata berupa meningkatnya kesadaran orang tua akan tanggung jawab rohani, munculnya praktik komunikasi keluarga yang lebih terbuka, meningkatnya keterlibatan bapak dalam pembinaan imananak, serta terbentuknya komitmen keluarga untuk membangun disiplin rohani dan penggunaan teknologi secara lebih bijaksana.
Copyrights © 2026