Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit autoimun kronis yang banyak dialami lansia dan dapat menimbulkan masalah psikologis berupa kecemasan. Dukungan keluarga berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan lansia. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada lansia penderita rheumatoid arthritis di wilayah kerja Puskesmas Limau Purut Kabupaten Padang Pariaman tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 66 orang lansia usia 45–65 tahun yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan Geriatric Anxiety Scale (GAS). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square, namun karena terdapat lebih dari 20% sel dengan expected count <5, maka hasil penelitian menggunakan uji alternatif Likehood Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga sedang (40,9%) dan tingkat kecemasan sedang (43,9%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan lansia (p = 0,001; p < 0,05). Kesimpulannya dukungan keluarga yang baik dapat menurunkan tingkat kecemasan pada lansia penderita rheumatoid arthritis, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan lansia sangat diperlukan dan keluarga diharapkan lebih aktif meningkatkan dukungan emosional, informasi, dan instrumental terhadap lansia untuk membantu mengurangi kecemasan.
Copyrights © 2025