Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, serta pemerataan ekonomi. Meski demikian, banyak UMKM menghadapi tantangan strategis dalam menentukan lokasi usaha. Pemilihan lokasi yang tidak tepat dapat menurunkan aksesibilitas pelanggan, meningkatkan biaya operasional, mengurangi daya saing, dan pada akhirnya memicu kegagalan usaha. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode WASPAS dipilih karena menggabungkan keunggulan Weighted Sum Model (WSM) dan Weighted Product Model (WPM), sehingga mampu menghasilkan penilaian alternatif yang lebih stabil dan komprehensif. SPK yang dikembangkan dirancang untuk mengolah data kuantitatif maupun kualitatif dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria utama, yaitu aksesibilitas, potensi pasar, biaya operasional, dan infrastruktur pendukung. Output sistem berupa peringkat dan rekomendasi lokasi terbaik berdasarkan nilai preferensi setiap alternatif. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengambil keputusan lokasi usaha secara lebih rasional, efisien, dan berbasis data, sekaligus meminimalkan risiko kerugian jangka panjang akibat kesalahan penentuan lokasi
Copyrights © 2025