Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pabrikasi di PT Putra Agri Sukses dengan menggunakan metode HIRARC. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan Job Safety Analysis terhadap delapan proses pabrikasi yaitu marking, cutting, grinding, drilling, assembling, welding, sandblasting, dan painting. Penilaian risiko dilakukan dengan menentukan nilai Likelihood dan Severity yang kemudian diklasifikasikan ke dalam tingkat risiko rendah, sedang, tinggi, dan ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 89 potensi bahaya pada seluruh tahapan proses pabrikasi yang meliputi bahaya fisik, kimia, mekanik, dan ergonomi. Beberapa aktivitas kerja memiliki tingkat risiko tinggi dan ekstrem, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan mesin, paparan debu dan bahan kimia, serta potensi cedera akibat alat kerja. Rekomendasi pengendalian meliputi pengendalian teknis, administrasi, serta penggunaan Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan potensi bahaya yang ada. Penerapan metode HIRARC mampu membantu perusahaan dalam mengenali dan mengendalikan risiko keselamatan dan kesehatan kerja secara sistematis
Copyrights © 2026