Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi keuangan syariah dan dampak inflasi terhadap daya beli mahasiswa baru Program Studi Ekonomi Syariah UIN Palangka Raya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali pemahaman, pengalaman, dan adaptasi strategi mahasiswa dalam mengelola keuangan di tengah kenaikan harga kebutuhan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang cukup baik mengenai literasi keuangan syariah, khususnya prinsip moderasi konsumsi, pengelolaan harta, dan penghindaran israf dan tabdzir. Namun penerapannya masih bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten dalam praktik harian. Inflasi terbukti menekan kemampuan pelajar memenuhi kebutuhan pokok, sehingga memaksa mereka menyesuaikan pola konsumsi melalui pengurangan belanja non-esensial, substitusi barang, dan penentuan prioritas kebutuhan. Daya beli mahasiswa secara umum mengalami penurunan, namun mahasiswa dengan literasi keuangan syariah yang lebih baik menunjukkan ketahanan finansial yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan inflasi
Copyrights © 2026