Penelitian ini menganalisis komunikasi politik Anies Baswedan dalam video “Catatan Anies Pasca Pilpres dan Pendaftaran Pilkada 2024”, dengan fokus pada representasi resistensi politik dan ideologi perubahan. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis multimodal dan semiotika Charles Sanders Peirce, penelitian ini menelaah gestur, mimik, tata visual, dan narasi verbal sebagai moda komunikasi pembentuk makna politik. Data diperoleh melalui observasi video dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video ini tidak hanya menyampaikan refleksi pasca Pilpres, tetapi juga menjadi media artikulatif bagi resistensi terhadap dominasi politik. Simbol-simbol verbal dan visual sederhana digunakan untuk membingkai Anies sebagai representasi gerakan perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi politik digital kini bersifat multimodal dan sarat makna ideologis, serta berperan penting dalam pembentukan identitas politik di era media baru.
Copyrights © 2025