Permasalahan limbah rumah tangga merupakan salah satu isu lingkungan yang semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat (Rahmah, 2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan limbah rumah tangga berkelanjutan melalui sinergi fiqih lingkungan dan pelatihan penggunaan tong sampah terpisah di Desa Deram. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan perangkat desa, tokoh agama, kader lingkungan, serta masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fiqih lingkungan dalam pelatihan teknis pemilahan sampah mampu meningkatkan kesadaran ekologis, keterampilan, dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Pelatihan yang bersifat partisipatif, disertai praktik langsung dan pendampingan berkelanjutan, mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah secara konsisten. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kebersihan lingkungan, berkurangnya penumpukan sampah, serta membaiknya kondisi kesehatan lingkungan desa. Simpulan bahwa sinergi pendekatan religius dan teknis merupakan strategi efektif dan kontekstual dalam mewujudkan pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan berbasis masyarakat. Disarankan untuk memperluas wilayah kajian, menggunakan pendekatan campuran, dan menelaah dampak pengelolaan limbah rumah tangga dalam jangka Panjang.
Copyrights © 2026