Produk ultra-processed foods semakin banyak diberikan ke dalam menu makanan anak-anak, yang dapat menyumbang 59% dari total konsumsi energi. Produk ini diproduksi melalui proses industri yang diperkaya dengan gula berlebih, lemak jenuh, dan garam yang tinggi, serta kurangnya zat gizi penting untuk anak, sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan dan menjadi lebih serius dengan intervensi berlebihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pembatasan UPFs yang diberikan dalam menu makanan pada balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dengan pendekatan face to face dengan media yang digunakan yaitu leaflet. Sasaran kegiatan ini yaitu ibu atau pendamping balita yang hadir. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari bertempat di posyandu assyfa Kelurahan Guntung Manggis. Berdasarkan hasil kegiatan dilakukan pretest dan posttest dengan rata-rata pretest sebesar 57,7% dan post-test sebesar 88%. Terdapat peningkatan sebesar 30,3% setelah diberikan edukasi. Berdasarkan hal tersebut, edukasi dinyatakan berhasil untuk meningkatkan pengetahuan ibu.Setelah kegiatan edukasi ini dilakukan, diharapkan ibu/pendamping dapat membatasi pemberian produk UPFs pada balita agar pertumbuhan dan perkembangannya tidak terganggu dan dapat membentuk pola makan sehat sedini mungkin demi masa depan anak.
Copyrights © 2026