Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak oncom dan kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) terhadap jumlah eritrosit dan leukosit serta kadar hemoglobin tikus (Rattus norvegicus) betina. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian dilakukan selama dua bulan mulai Desember 2022 hingga Februari 2023 bertempat di Laboratorium Pengelolaan Hewan Biologi UNY. Objek yang digunakan adalah tikus betina galur wistar berusia 2 bulan dengan berat sekitar 200 gram. Terdapat 1 kelompok kontrol dengan pemberian plasebo dan 3 kelompok perlakuan dengan pemberian ekstrak kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) dan oncom, masing-masing dosis pemberian yaitu K1 200 mg/kg BB : 400 mg/kg BB, K2 300 mg/kg BB : 300 mg/kg BB, serta K3 400 mg/kg BB : 200 mg/kg BB. Analisis data dilakukan dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan pemberian ekstrak oncom dan kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap jumlah eritrosit, jumlah leukosit maupun kadar hemoglobin darah. Namun pada masing-masing perlakuan memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya, seperti pada perlakuan K3 yang menghasilkan jumlah eritrosit tertinggi, perlakuan K1 yang menghasilkan jumlah leukosit tertinggi dan K2 yang menghasilkan kadar Hb tertinggi.Kata kunci: ekstrak oncom, ekstrak kecipir, eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin.
Copyrights © 2025