Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Lily diolah dan disajikan dengan lebih memperhatikan komposisi dibandingkan rasa sehingga menjadi kurang menarik baik dari rasa maupun penampilan khususnya bagi balita. Pemanfaatan limbah kulit buah naga dapat menjadi salah satu alternatif sebagai sumber pangan pada produk inovasi PMT dikarenakan memiliki warna yang menarik dan rasa yang tidak menonjol. Pada kegiatan pengabdian ini, kulit buah naga dijadikan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan yogurt. Tahapan kegiatan pengabdian ini diawali dengan edukasi sumber pangan lokal dalam pembuatan PMT berbasis zero waste dengan pemanfaatan limbah kulit buah naga, pelatihan dan pendampingan pembuatan yogurt berbahan kulit buah naga dan evaluasi terkait peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keberhasilan kegiatan pengabdian. Hasil dari kegiatan ini yaitu diperolehnya yogurt kulit buah naga sebagai salah satu bentuk produk inovasi PMT bersumber pangan lokal. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader Posyandu Lily secara keseluruhan yaitu sebesar 57,33%, sedangkan persentase keberhasilan dari kegiatan ini yaitu sebesar 92% dengan katagori sangat baik. Produk inovatif yang dihasilkan ini selanjutnya dapat menjadi salah satu produk PMT yang direkomendasikan
Copyrights © 2026