Santi Witya Serong School merupakan lembaga pendidikan yang melayani komunitas Muslim di Thailand, yang memiliki keterbatasan akses terhadap penguasaan bahasa dan budaya Indonesia. Kondisi awal menunjukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi keindonesiaan hanya sebesar 15%, sehingga diperlukan program pendampingan sistematis untuk meningkatkan literasi lintas budaya. Program ini dilaksanakan melalui pengabdian masyarakat berbasis praktik dan metode komunikatif. Program dirancang untuk mengenalkan bahasa Indonesia melalui praktik percakapan sederhana serta pengenalan kekayaan budaya menggunakan media interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana tingkat pemahaman siswa meningkat dari 15% menjadi 88% setelah pendampingan. Partisipasi aktif siswa sangat tinggi, ditandai dengan keberanian mempraktikkan percakapan dan menyanyikan lagu Indonesia. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kompetensi bahasa asing siswa sekaligus memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Thailand di tingkat sekolah melalui luaran nyata berupa kamus kosa kata bergambar dan video profil sekolah.
Copyrights © 2026