Penelitian ini membahas penggunaan sinonim sebagai alat estetika pada puisi "Hujan Bulan Juni" oleh Sapardi Djoko Damono dengan pendekatan semantik. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana hubungan sinonim, baik secara leksikal maupun kontekstual, digunakan untuk menciptakan keindahan bahasa dan kedalaman makna dalam puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis untuk memahami data yang berkaitan dengan penggunaan sinonim dalam puisi tersebut. Data yang dikumpulkan melalui analisis padan semantik untuk mengungkap kesamaan dan perbedaan nuansa makna antara kata-kata yang bersinonim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinonim dalam puisi ini tidak selalu muncul secara eksplisit, melainkan bekerja secara implisit melalui konteks, simbol, dan gambaran. Kata-kata seperti tabah, bijak, dan arif membentuk jaringan makna yang saling berkaitan dengan nilai-nilai seperti sabar, ikhlas, dewasa, dan penuh pengertian. Penggunaan sinonim secara kontekstual tersebut memperkuat suasana yang lirih, reflektif, dan emosional tanpa kehilangan kesederhanaan bahasa. Dengan demikian, sinonim berperan penting sebagai strategi estetika yang memperkaya makna serta menjadi salah satu kekuatan puitis utama dalam puisi "Hujan Bulan Juni".
Copyrights © 2026