Kecelakaan kerja pada pekerjaan di ketinggian berisiko menimbulkan cedera berat hingga fatal sehingga memerlukan kesiapsiagaan penyelamatan sebagai pengendalian pada fase akhir ketika upaya pencegahan tidak lagi cukup. Tulisan ini bertujuan menggambarkan simulasi vertical rescue dalam kesiapsiagaan penanganan jatuh pada pekerjaan di ketinggian di PT XYZ. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan dukungan elemen kuantitatif sederhana melalui pengamatan langsung pada latihan vertical rescue, dengan pengukuran durasi penyelamatan menggunakan stopwatch sebagai indikator kuantitatif sederhana yang bersifat deskriptif tanpa dilakukan analisis statistik lanjutan. Hasil pengamatan menunjukkan latihan berlangsung melalui tahapan yang runtut, meliputi persiapan personel dan peralatan, pengaturan akses menuju korban simulasi, pengamanan korban, serta penurunan korban hingga mencapai titik aman. Durasi penyelamatan tercatat sekitar sembilan menit dan berada di bawah standar waktu maksimal berdasarkan SOP perusahaan yaitu lima belas menit, sehingga pelaksanaan rescue pada latihan ini dinilai efektif dari sisi waktu. Kesimpulannya, vertical rescue berperan penting dalam kesiapsiagaan penanganan jatuh pada pekerjaan di ketinggian, dan pemenuhan target waktu pada latihan mendukung kesiapan tim untuk meminimalkan konsekuensi ketika insiden terjadi.
Copyrights © 2025