Pada sensus penduduk 2020, BPS telah mencatat jumlah penduduk Indonesia saat ini sebesar 270,2 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,25 persen per tahun. Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan air bersih akan terus meningkat, serta dikhawatirkan akan terjadi kekurangan ketersedian sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini merencanakan jaringan distribusi system penyediaan air bersih di kecamatan kutalimbaru dan kecamatan pancur batu, provinsi sumatera utara tepatnya pada desa lau bakeri, desa silebo - lebo, desa gunung tinggi, dan desa sei glugur. Penelitian ini menggunakan metode Gravitasi dan simulasi EPANET. Berdasarkan hasil survey dan perhitungan maka didapatlah desain teknis jaringan distribusi yang direncanakan dimana sistem pengaliran yaitu secara sistem gravitasi dengan jarak peletakan reservoir £214 m dari letak intake pada sumber air baku sungai tuntungan dengan ketinggian reservoir yaitu berada pada ketinggian £170 mdpl. Jenis pipa yang digunakan pada perencanaan ini adalah pipa gip dengan ukuran pipa primer ø sebesar 200mm dengan nilai kekasaran pada pipa sebesar 110, kapasitas maksimal 0,037 It/dtk. Aspek kontinuitas aliran terpenuhi, dengan tekanan air yang telah memenuhi syarat hampir di semua lokasi pelayanan ( 10 meter) dan kecepatan pada pipa juga memenuhi syarat disemua lokasi perencanaan pelayanan (0,3 - 3 m/s)
Copyrights © 2026