Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) telah ditetapkan untuk keperluan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan serta kepentingan religi dan budaya setempat. Tegakan yang mendominasi di KHDTK Sisimeni Sanam adalah tegakan johar. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik, pohon harus dapat dipastikan dalam kondisi sehat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait kondisi dan faktor penyebab kerusakan serta tingkat kesehatan dan tipe-tipe kerusakan pohon johar yang terjadi di KHDTK Sisimeni Sanam. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Data hasil pengamatan didapatkan jumlah kerusakan sebanyak 146 kasus terdiri 5 tipe kerusakan yaitu resinosis atau gumosis (89 pohon), luka terbuka (30 pohon), kanker (18 pohon), cabang patah atau mati (5 pohon) dan hilangnya pucuk dominan/mati pucuk (4 pohon). Persentasi tingkat keparahan kerusakan pohon johar tertinggi berada pada nilai ambang keparahan kerusakan 10-19%. Pada penilaian tingkat klaster nilai cluster plot level (CLI) sebesar <5 yang berarti tegakan johar di KHDTK Sisimeni Sanam masih masuk kriteria sehat dan kerusakan yang dialami masih dalam kategori rendah.
Copyrights © 2026