Keterbatasan lahan pertanian mendorong pengembangan teknologi budidaya alternatif, salah satunya melalui sistem hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons pertumbuhan tomat hitam (Indigo Rose) pada dua sistem hidroponik, yaitu Deep Flow Technique (DFT) dan Nutrient Film Technique (NFT), dengan berbagai konsentrasi nutrisi AB Mix. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap dalam Petak Terpisah (Split Plot Design) dengan tiga ulangan. Sistem hidroponik sebagai petak utama terdiri atas DFT dan NFT, sedangkan konsentrasi nutrisi sebagai anak petak terdiri atas 0, 900, 1.200, dan 1.500 ppm. Variabel yang diamati meliputi umur berbunga, jumlah cabang produktif, serta umur panen pertama (panen I dan II). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa sistem hidroponik dan konsentrasi nutrisi berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh variabel pengamatan. Interaksi antara sistem hidroponik dan konsentrasi nutrisi berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap umur berbunga dan umur panen. Sistem DFT dengan konsentrasi nutrisi tertinggi memberikan respons pertumbuhan terbaik dengan umur berbunga dan umur panen lebih cepat dibandingkan NFT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan sistem hidroponik dan pengaturan konsentrasi nutrisi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya tomat hitam secara hidroponik
Copyrights © 2026