Rendahnya literasi keuangan dan literasi investasi pada pelajar meningkatkan kerentanan terhadap keputusan finansial yang kurang tepat, termasuk paparan investasi ilegal dan perilaku spekulatif di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai investasi pasar modal yang aman, prinsip risiko–imbal hasil, serta kewaspadaan terhadap penipuan investasi melalui edukasi dan praktik aplikatif. Mitra kegiatan adalah SMK Bali Dewata, dengan peserta sebanyak 40 siswa jurusan Akuntansi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui penyampaian materi interaktif, studi kasus promosi investasi berisiko, simulasi investasi digital, serta diskusi dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang substansial, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 35% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Secara kualitatif, peserta menunjukkan keterlibatan aktif selama sesi, mampu mengidentifikasi ciri promosi investasi tidak wajar, serta menegaskan pentingnya verifikasi legalitas dan pengelolaan risiko sebelum berinvestasi. Survei kepuasan juga memperlihatkan respons positif, dengan mayoritas peserta menyatakan sangat puas terhadap penyampaian materi dan seluruh peserta merekomendasikan pelatihan lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi investasi berbasis praktik dan simulasi efektif untuk memperkuat pemahaman dan nalar kritis pelajar terhadap keputusan investasi, serta berpotensi direplikasi pada sekolah menengah lain untuk mendukung pembentukan perilaku finansial yang aman dan berorientasi jangka panjang.
Copyrights © 2026