AbstrakUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan komoditas kelapa kopyor yang bernilai ekonomi tinggi. Di Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, kelapa kopyor menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, namun perkembangannya masih terkendala pada aspek promosi dan pemasaran. Pelaku UMKM di Desa Bakalan ini masih menggunakan sistem pemasaran secara manual, kurangnya pelatihan desain produk pada proses produksi, serta kurangnya strategi untuk meningkatkan daya saing produk di pasar-pasar lokal. Berdasarkan permasalahan tersebut, perguruan tinggi kami menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan desain produk para pelaku UMKM di Desa Bakalan dengan memanfaatkan canva dengan berbagai fitur yang mudah digunakan serta teknik desain grafis dasar. Canva sebagai aplikasi desain grafis berbasis daring, menawarkan kemudahan bagi pengguna tanpa latar belakang desain untuk membuat media promosi seperti poster, katalog, dan konten digital. Penelitian ini merupakan studi pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest yang bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan desain menggunakan Canva bagi 20 pelaku UMKM kelapa kopyor di Desa Bakalan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan penilaian portofolio desain yang telah divalidasi oleh ahli melalui prosedur expert judgment. Indikator efektivitas diukur menggunakan analisis statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat signifikansi peningkatan aspek kognitif, serta Normalized Gain Score (N-Gain) untuk mengategorikan tingkat keberhasilan intervensi. Kata kunci: UMKM; kelapa kopyor; canva; desain. AbstractMicro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have a strategic role in the Indonesian economy, one of which is through the development of the high-value kopyor coconut commodity. In Bakalan Village, Pati Regency, kopyor coconut is a source of livelihood for the community, but its development is still constrained by promotion and marketing aspects. MSME players in Bakalan Village still use a manual marketing system, lack of product design training in the production process, and lack of strategies to increase product competitiveness in local markets. Based on these problems, we as students organize community service activities which are carried out with the aim of increasing the creativity and product design skills of MSME players in Bakalan Village by utilizing Canva with various easy-to-use features and basic graphic design techniques. Canva as an online-based graphic design application, offers convenience for users without a design background to create promotional media such as posters, catalogs, and digital content. This study employed a pre-experimental design, specifically the one-group pretest-posttest approach, to evaluate the efficacy of Canva-based design training among 20 MSME entrepreneurs specializing in kopyor coconuts in Bakalan Village. Data collection involved the administration of structured questionnaires and the assessment of design portfolios, both of which underwent rigorous expert judgment for validation. To determine the program's effectiveness, the Wilcoxon Signed-Rank Test, a non-parametric statistical analysis, was utilized to measure significant improvements in cognitive attributes, while the Normalized Gain Score (N-Gain) was applied to categorize the overall success rate of the intervention. Keywords: MSMEs; kopyor coconut; canva; design.
Copyrights © 2026