SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)

Otomatisasi pengingat waktu sholat dan ketersediaan air di SMP IT Mutiara Hati

Al-Janan, D. H. (Unknown)
Bahatmaka, A. (Unknown)
Kriswanto, Kriswanto (Unknown)
Firmansyah, H. N. (Unknown)
Setiadi, R. (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2026

Abstract

Abstrak SMP IT Mutiara Hati, Ngijo, Gunungpati, Semarang merupakan sekolah berbasis Islam, yang dipadukan pula dengan pondok tahfidz. Masalah yang mengemuka, pengingatan untuk masuk waktu masih berpedoman pada suara masjid lain disekitarnya, padahal sebagai sekolah, untuk pelaksanaan waktu sholat berjamaah perlu menyesuaikan dengan jadwal sekolah. Sementara itu, pelaksanaan sholat juga sering terganggu karena ketersediaan air di tandon, karena belum adanya otomatisasi pengisian. Dua permasalah utama tersebut, menjadi dasar kegiatan pengabdian ini dengan focus kegiatan pengadaan jam waktu sholat (JWS) yang mampu bekerja dengan otomatis, mudah dikendalikan sehingga dapat memberikan informasi lain terkait dengan kegiatan belajar. Sementara itu, permasalahan ketersediaan air di tandon mampu diselesaikan melalui hybrid otomatisasi yang menjamin keterisian dua tandon air dengan elevasi ketinggian yang berbeda dan bersumber dari satu pompa. Dari hasil kegiatan ini menghasilkan, ketersediaan air bersih dapat terjaga serta para santri lebih mudah dalam menentukan waktu sholat. Kata kunci: SMP IT Mutiara Hati; JWS; hybrid otomatisasi Abstract SMP IT Mutiara Hati, Ngijo, Gunungpati, Semarang is an Islamic-based school, which is also combined with a tahfidz boarding school. The problem that emerged was that the reminder to enter the praying time was still guided by the adzan of other mosques around it, whereas as a school, the implementation of congregational praying times needed to be adjusted to the school schedule. Meanwhile, the implementation of prayers was also often disrupted due to the availability of water in the reservoir, because there was no automation of filling. These two main problems became the basis for this community service activity with the focus of the activity of procuring prayer time clocks (JWS) that were able to work automatically, were easy to control so that they could provide other information related to learning activities. Meanwhile, the problem of water availability in the reservoir was able to be solved through hybrid automation which guaranteed the filling of two water reservoirs with different elevations and sourced from one pump. This activity resulted that the availability of clean water being maintained and the students being easier to determine prayer times. Keywords: SMP IT Mutiara Hati; JWS; hybrid automation

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...