AbstrakBencana pertambangan yang berulang di Indonesia menimbulkan perdebatan publik tentang eksistensi industri pertambangan. Longsor tambang Gunung Kuda Cirebon pada 30 Mei 2025 dan banjir berulang di Morowali akibat pertambangan nikel pada Maret 2025 menjadi bukti lemahnya tata kelola pertambangan. Masyarakat cenderung menuntut penutupan tambang tanpa memahami ketergantungan kehidupan masyarakat modern terhadap produk mineral. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang pertambangan berkelanjutan kepada siswa SMA SoliDeo Tangerang Selatan melalui materi “Mengenal Dunia Pertambangan: Dari Eksplorasi hingga Reklamasi”. Metode ceramah interaktif dan diskusi kasus digunakan untuk menjelaskan peran vital pertambangan dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa bahwa solusi bencana pertambangan bukan penutupan total, melainkan perbaikan tata kelola dan penegakan regulasi. Edukasi dini kepada generasi muda menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat dan pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran ekologi dan tanggung jawab sosial. Kata kunci: pengabdian masyarakat; pertambangan berkelanjutan; edukasi; kesadaran ekologis; generasi muda AbstractRecurring mining disasters in Indonesia have sparked public debate regarding the existence of the mining industry. The Gunung Kuda Cirebon mine landslide on May 30, 2025, and the repeated flooding in Morowali due to nickel mining in March 2025 serve as evidence of weak mining governance. Communities tend to demand mine closures without understanding modern society's dependence on mineral products. This community service program aims to provide comprehensive understanding of sustainable mining to students at SoliDeo High School, South Tangerang, through educational material titled "Understanding the Mining World: From Exploration to Reclamation." Interactive lectures and case discussion methods were employed to explain mining's vital role in daily life and the importance of responsible mining practices. Results demonstrate improved student understanding that the solution to mining disasters is not total closure, but rather improved governance and regulatory enforcement. Early education of the younger generation serves as a long-term investment in creating a future society and leaders with ecological awareness and social responsibility. Keywords: community service; sustainable mining; education; ecological awareness; youth generation
Copyrights © 2026