Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, dengan kerangka policy output dan policy outcomes. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program seperti PKH dan BST berkontribusi dalam menekan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Dari sisi output, cakupan program cukup luas, namun masih ditemukan bias sasaran akibat akurasi DTKS yang rendah, keterbatasan akses, serta dominasi bantuan konsumtif. Sementara itu, outcome awal memperlihatkan dampak positif, seperti meningkatnya partisipasi sekolah dan pemanfaatan layanan kesehatan, meski persoalan struktural seperti keterbatasan lapangan kerja dan ketimpangan pendapatan belum teratasi.
Copyrights © 2025