Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan persepsi antara pria dan wanita dalam pengambilan keputusan pembelian, yang dipengaruhi oleh kesadaran kualitas, kesadaran fashion, kesadaran merek, kesadaran harga, dan banyaknya pilihan produk di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif melalui penyebaran kuesioner secara online kepada responden berusia 18–45 tahun di Indonesia yang aktif berbelanja. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 27 dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan uji ANOVA, hanya variabel kesadaran merek yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pria dan wanita, sedangkan variabel kesadaran kualitas, kesadaran fashion, kesadaran harga, banyaknya pilihan, dan keputusan pembelian tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa gender tidak selalu menjadi faktor dominan dalam keputusan pembelian pada era digital, karena pria dan wanita memiliki akses informasi dan pengalaman belanja yang relatif sama. Dengan demikian, strategi pemasaran disarankan untuk tetap memperhatikan perbedaan kesadaran merek antar gender, namun tetap bersifat inklusif dan menyesuaikan kebutuhan konsumen secara umum.
Copyrights © 2025