Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan karbon tempurung lontar teraktivasi H2SO4 sebagai adsorben dalam menurunkan fosfat dan TSS dalam air limbah binatu. Penurunan ini dilakukukan dengan menggunakan metode adsorpsi. Proses pengolahan dilakukan pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorben karbon tempurung lontar teraktivasi H2SO4 menyerap fosfat dan TSS sehingga menurunkan konsentrasi fosfat dan TSS dalam air limbah binatu. Jumlah fosfat yang teradsorpsi pada pemukaan adsorben pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 secara berturut-turut sebesar 0,047; 0,032; dan 0,040 mg/g. Sedangkan jumlah padatan tersuspensi (TSS) yang teradsorpsi pada pemukaan adsorben pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 secara berturut-turut sebesar 0,047; 0,032; dan 0,040 mg/g. Dengan waktu kontak optimum untuk penurunan fosfat dan TSS secara berturut-turut selama 30 menit dan 90 menit. Adapun pada kondisi optimum ini, efisiensi penyisihan fosfat dan TSS secara berturut-turut sebesar 68,98% dan 90,31%.
Copyrights © 2026