Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis dan Sosialisasi Kesadahan Total Air Sumur Desa Sekon Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara – NTT Madalena Da Costa; Maria Angelina Tuas
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): September 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v2i5.285

Abstract

Air tanah sebagai salah satu sumber daya air yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dipertimbangkan harus aman dan bebas dari pencemar fisik, kimia dan biologi. Kajian ini bertujuan menganalisis kesadahan total dalam sumur gali warga Desa Sekon Kecamatan Insana Kabupaten TTU yang secara eksisting memiliki rasa asin dan berkapur. Hal ini menjadi masalah bagi masyarakat Desa Sekon dalam kebutuhan air minum. Metode penentuan titik lokasi sampling dilakukan secara purposive sampling pada tiga (3) titik lokasi. Selanjutnya analisis kesadahan total dilakukan sesuai SNI 06-6989.12:2004 yaitu analisis secara titrimetri. Hasil analisis menunjukkan bahwa total kesadahan untuk sumur 1 sebesar 315 mg/l; sumur 2 sebesar 1.025 mg/l; dan sumur 3 sebesar 685 mg/l. Berdasarkan standar baku mutu air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) nomor 492 Tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum bahwa standar maksimal kadar kesadahan adalah dalam air adalah 500 mg/L, maka kandungan kesadahan total dalam sampel lokasi sumur 1 masih berada di bawah standar baku mutu. Sedangkan lokasi sumur 2 dan sumur 3 masuk dalam kategori tidak layak dimanfaatkan untuk air minum karena memiliki konsentrasi >500 mg/l. Hasil yang diperoleh ini kemudian disosialisasikan kepada masyarakat bahwa sumur lokasi 1 masih layak dan aman digunakan sebagai air minum. Sumur lokasi 2 dan 3 diperlukan pengolahan air sebelum dimanfaatkan sebagai sumber air bersih untuk air minum.
Penerapan Metode Hauled Container System dan Stationary Container System untuk Optimalisasi Pengangkutan Sampah di Kota Kupang Manulangga, Oktavina G. LP; Costa, Madalena Da; Leko, Leonardus Lewa
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v4i2.605

Abstract

Pengangkutan sampah di Kota Kupang masih belum optimal akibat keterbatasan armada, jumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan sistem jaringan transportasi yang belum memadai. Padahal, pengangkutan sampah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengelolaan sampah, yang dapat menyumbang 40–60% dari total biaya operasional serta berdampak pada efisiensi waktu dan usia pakai kendaraan. Penelitian ini menerapkan dua metode sistem pengangkutan, yaitu Hauled Container System (HCS) dan Stationary Container System (SCS), untuk mengoptimalkan proses pengangkutan sampah di Kota Kupang. HCS dan SCS merupakan sistem pengumpulan sampah tidak langsung dengan pendekatan kontainer individual. Berdasarkan proyeksi, jumlah penduduk Kota Kupang pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 511.103 jiwa, dengan timbulan sampah sebesar 358 m³/hari. Volume sampah yang tinggi ini berdampak pada peningkatan kebutuhan armada, frekuensi ritasi, dan jalur pengangkutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode HCS dengan armada arm roll truck berkapasitas 6 m³ mampu melakukan 4,46 ritasi/hari per unit, dengan waktu tempuh rata-rata 1,433 jam/ritasi untuk dua kali ritasi. Sementara itu, metode SCS menggunakan armada dump truck berkapasitas 8 m³ hanya mampu melakukan 1 ritasi/hari per unit, dengan waktu tempuh 1,183 jam/ritasi. Masing-masing armada direncanakan melayani satu kelurahan dengan durasi kerja operasional selama 8 jam per hari. Hasil ini menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan sistem pengangkutan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kota Kupang.
Pemodelan Matematis Isoterm dan Kinetika Adsorpsi Ion Cr(VI) pada Limbah Elektroplating Menggunakan Adsorben Tempurung Kelapa Costa, Madalena Da; Manulangga, Oktavina G. LP; Martins, Martinho Dos Santos
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v3i1.608

Abstract

Peningkatan jumlah industri di Indonesia berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan akibat pencemaran air dan tanah oleh limbah organik maupun anorganik. Industri elektroplating merupakan salah satu sumber utama limbah berbahaya, khususnya yang mengandung ion logam berat kromium heksavalen (Cr(VI)) seperti kromat, dikromat, dan bikromat, yang tergolong limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Salah satu metode yang dinilai efektif dan ekonomis untuk mengatasi pencemaran ini adalah proses adsorpsi menggunakan karbon aktif. Dalam penelitian ini, digunakan karbon aktif berbahan dasar tempurung kelapa untuk mengadsorpsi ion Cr(VI) dari limbah elektroplating. Efektivitas adsorpsi dikaji melalui pendekatan model isoterm Langmuir, Freundlich, dan Temkin, serta analisis kinetika adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir dengan koefisien determinasi (R²) tertinggi sebesar 0,954, yang mengindikasikan terjadinya adsorpsi monolayer pada permukaan adsorben yang homogen. Dengan demikian, karbon aktif dari tempurung kelapa memiliki potensi besar sebagai adsorben alami yang efisien dan ramah lingkungan untuk penanganan limbah logam berat Cr(VI).
Pemanfaatan Tempurung Lontar Dan Zeolit Alam Sebagai Media Vertical Roughing Filter Pada Pengolahan Limbah Cair Tahu Da Costa, Madalena; Leko, Leonardus Lewa
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v10i2.2273

Abstract

Tofu as a protein food that is favored by the public causes the tofu industry to continue to increase. The tofu industry produces liquid waste that contains high organic matter and has the potential to pollute the environment if not treated. This study aims to determine the ability of activated carbon of palm shell and zeolite as filter media in Vertical Roughing Filter (VRF), in reducing BOD, COD, TSS parameters in tofu liquid waste. The research was carried out in three stages; first, sampling and initial analysis of tofu wastewater characteristics; second, preparing filter media through carbonization and activation; third, making a VRF circuit and treating tofu wastewater, then analyzing the final concentration. The research variables used were flow rate of 0.3 L/m; 0.5 L/m and contact time; 0.5 hours; 1 hour; 2 hours; 4 hours; 8 hours; 16 hours. The results showed that the filter media in VRF was able to reduce BOD, COD, TSS parameters in tofu liquid waste. The highest reduction efficiency was found at a flow rate of 0.3 L/m with a BOD value of 30.25% (contact time 0.5 hours); COD of 67.69 (contact time 1 hour); TSS of 81.56% contact time (0.5 hours). While the flow rate of 0.5 L/m, has a lower efficiency of reducing BOD, COD and TSS than the flow rate of 0.3 L/m. Overall, VRF is able to reduce the content of waste contaminants.
Pengembangan Biji Kelor dan Biji Pepaya (Biokoagulan IKEYA) Pada Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Analisis TOPSIS Manulangga, Oktavina G. LP; Da Costa, Madalena
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v10i2.2275

Abstract

Clean water in Kupang City has decreased in quantity by 30-50% with yellowish water quality and contains 45/100 ml of Collifom and E.coli bacteria that can cause diarrhea, salmonellosis, leptospirosis, hepatitis. One of the causes of the decrease in water quantity and quality is climate change, as well as extreme weather so that the available raw water sources are not sufficient to meet domestic needs, while 80% of clean water use comes from domestic sources. Therefore, it is necessary to utilize domestic wastewater through a coagulation-flocculation process using natural coagulants from Moringa seeds and papaya seeds which function as flocculants, reduce the characteristics of chemical contaminants, stabilize colloidal particles and absorb dissolved organic matter and are safe for human health and the environment. Research on the development of moringa seed and papaya seed biocoagulants needs to be done because they are very effective in reducing the concentration of pollutants and are economical. The research method is through laboratory analysis, TOPSIS analysis and proximate analysis to determine the levels of water, oil and fat, protein to produce pure coagulants. Then optimization of the coagulation-flocculation process with jar tests using TOPSIS analysis to determine the optimum conditions with a coagulant dose of 110 mg/L, a fast stirrer of 200 rpm for 1 minute, a slow stirrer of 60 rpm for 20 minutes, and a settling of 15 minutes with a percentage reduction using Moringa seeds and papaya seeds of 31.25% - 98.81% in TSS, Phosphate, Ammonia, Oil and Fat, Coliform.
Pengaruh Waktu Kontak Terhadap Adsorpsi Fosfat dan TSS Dalam Air Limbah Binatu Menggunakan Adsorben Karbon Aktif Tempurung Lontar (Borassus flabellifer L) Anna Solo; Afliani Putri; Madalena Da Costa
Jurnal Kimia dan Ilmu Lingkungan: Chemviro Vol. 4 No. 1 (2026): Vol 4. No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan karbon tempurung lontar teraktivasi H2SO4 sebagai adsorben dalam menurunkan fosfat dan TSS dalam air limbah binatu. Penurunan ini dilakukukan dengan menggunakan metode adsorpsi. Proses pengolahan dilakukan pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorben karbon tempurung lontar teraktivasi H2SO4 menyerap fosfat dan TSS sehingga menurunkan konsentrasi fosfat dan TSS dalam air limbah binatu. Jumlah fosfat yang teradsorpsi pada pemukaan adsorben pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 secara berturut-turut sebesar 0,047; 0,032; dan 0,040 mg/g. Sedangkan jumlah padatan tersuspensi (TSS) yang teradsorpsi pada pemukaan adsorben pada variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 secara berturut-turut sebesar 0,047; 0,032; dan 0,040 mg/g. Dengan waktu kontak optimum untuk penurunan fosfat dan TSS secara berturut-turut selama 30 menit dan 90 menit. Adapun pada kondisi optimum ini, efisiensi penyisihan fosfat dan TSS secara berturut-turut sebesar 68,98% dan 90,31%.
Sosialisasi Manajemen dan Dampak Pembuangan Sampah terhadap Sanitasi Lingkungan di PPI Oeba Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang Leonardus Lewa Leko; Oktavina GLP Manulangga; Madalena Da Costa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.222

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Oeba merupakan tempat pusat kegiatan perikanan terutama perikanan tangkap, sebagai fasilitator antara nelayan dengan pengguna hasil tangkapan dan juga sebagai interaksi berbagai kepentingan masyarakat pantai yang bertempat tinggal di sekitar pelabuhan perikanan maupun masyarakat Kota Kupang yang membutuhkan ikan segar. Aktivitas ini menimbulkan banyak dampak diantaranya adalah timbulnya sampah padat baik organik.  maupun organik. Agar dampak ini dapat diatasi perlu ada tindakan berupa kegiatan sosialisasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yakni melakukan Sosialisasi manajemen Pembuangan Sampah yang Baik dan Dampak Sampah Terhadap Sanitasi Lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba dengan tujuan kegiatannya adalah memberikan informasi tentang umur sampah dalam proses penguraiannya, memberi informasi dampak sampah terhadap sanitasi lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dilakukan penyebaran pertanyaan tertulis dalam bentuk pre-test pada saat sebelum pemberian materi dan post-test setelah  dilakukan pemberian materi. Hasil yang didapatkan adalah bahwa ada kesenjangan informasi pengetahuan mengenai sampah, jenis dan waktu yang diperlukan sampah dalam proses penguraian dan dampak sampah bagi sanitasi lingkungan. Hal ini dapat dilihat pada hasil pre-test pada materi pertama, 4 orang mampu menjawab dan 21 orang tidak mampu menjawab. Setelah diberikan materi, hampir semua peserta memahami isi materi  yang ditunjukan lewat hasil post-test yakni 23 orang mampu menjawab. Sedangkan pada materi kedua saat diberikan pre-test hanya 3 orang yang mampu menjawab pertanyaan. Setelah diberikan materi post-test, 25 peserta mampu menjawabnya. Kegiatan diakhiri dengan aksi nyata pembersihan sampah di lokasi kegiatan dan pemasangan papan reklame tentang jenis sampah dan waktu proses penguraiannya.
Sosialisasi BIOSMO (Biolarvasida Sirih Mosquito) dalam Pengolahan Air sebagai Tindakan Preventif untuk Meminimalisir Perkembangan Jentik Nyamuk Aedes aegypti L. di SMAS NCIPS Anna Apriani Maniuk Solo Anna Apriani Maniuk Solo; Mery Fahik; Madalena Da Costa; Oktavina G LP Manulangga; Leonardus Lewa Leko; Aswat Harnever Imanuel Manao; Henri Pietherson Eryah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.300

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi terkait pengolahan air menggunakan BIOSMO untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk dengan harapan dapat menurunkan kasus DBD di Kota Kupang di masa depan. Pelaksanaan PKM ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dalam tahap persiapan diperoleh biolarvasida berbentuk abate yang terbuat dari daun sirih. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan, dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Materi yang diberikan kegiatan ini meliputi materi sanitasi lingkungan, DBD, dan BIOSMO, serta pelatihan pembuatan dan aplikasi BIOSMO.  Sedangkan evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa-siswi terkait materi sebelum dan setelah sosialisasi. Evaluasi ini dilakukan dengan melihat jumlah umpan balik yang diberikan siswa-siswi selama kegiatan tanya jawab berlangsung. Sebelum kegiatan sosialisasi, terdapat 6% siswa yang sudah memahami materi dengan baik, 52% siswa memahami dengan tingkat pemahaman sedang, dan 42%  siswa kurang memahami materi yang diberikan. Setelah sosialisai, terjadi peningkatan pemahaman siswa-siswi dimana terdapat 94% siswa-siswi yang memahami materi dengan tingkat pemahaman baik dan 6% siswa-siswa yang memahami dengan tingkat pemahaman sedang. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan BIOSMO berhasil meningkatkan pemahaman siswa dalam pengolahan air untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa-siswi dapat menerapkan penggunaan BIOSMO dalam kehidupan sehari-hari sehingga menurunkan jumlah kasis DBD di Kota Kupang.
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint sebagai Alternatif Plastik di SMA Negeri 2 Kupang Timur Madalena Da Costa; Anna Apriani M. Solo; Mery Fahik; Oktavina G.LP Manulangga; Leonardus Lewa Leko; Hory Iramaya Dilak; Henri P. Eryah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.315

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang semakin meningkat menjadi isu lingkungan global yang sangat urgen untuk diselesaikan. Salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan plastik adalah melalui pengenalan produk ramah lingkungan seperti totebag berbahan kain. Pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint di SMA Negeri 2 Kupang Timur bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus memberdayakan siswa-siswi melalui kreativitas seni. Teknik ecoprint menggunakan bahan alami, seperti daun dan bunga, untuk menciptakan motif unik pada kain tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam seluruh proses pembuatan totebag, mulai dari pemilihan bahan, proses pewarnaan dengan ecoprint, hingga produk akhir totebag ecoprint. Pelaksanaan PkM ini dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi luaran. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil menciptakan totebag dengan motif yang estetis dan bernilai jual. Di akhir pelatihan, tim PkM melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman siswa dengan cara melakukan diskusi tanya jawab terkait tujuan, manfaat dan tahapan pembuatan totebag ecoprint, dan secara keseluruhan siswa dapat menjawab dengan baik dan telah memiliki pemahaman yang baik bagaimana membuat totebag ecoprint dan mengaplikasikan. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan baru yang relevan untuk keberlanjutan lingkungan dan juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi siswa
Pelatihan Model AERMOD View untuk Pemodelan Pencemaran Udara dari Sumber Emisi Leonardus Lewa Leko; Oktavina G. LP. Manulangga; Madalena Da Costa; Anna Apriani Maniuk Solo
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.445

Abstract

Aktivitas industri, transportasi, dan kegiatan antropogenik lainnya di berbagai wilayah telah berdampak signifikan terhadap kualitas udara. Emisi polutan yang berasal dari sumber baik sumber bergerak maupun sumber tidak bergerak dapat memicu masalah kesehatan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim. Untuk mengelola kualitas udara secara efektif, diperlukan pendekatan berbasis sains yang mampu memprediksi sebaran polutan secara spasial dan temporal. Salah satu metode yang digunakan dalam penilaian dampak kualitas udara adalah pemodelan dispersi udara Aermod. Namun banyak pihak belum terampil dalam menggunakan pemodelan Aermod. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pelatihan Aermod untuk memodelkan sebaran polutan Udara adalah untuk membekali mahasiswa dengan alat ilmiah untuk menganalisis dampak emisi dari industri, transportasi, dan sumber lainnya dan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas analisis maasiswa terhadap masalah pencemaran udara secara kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memberi pelatihan Aermod yang didahului dengan pemberian materi secara ceramah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemahaman peserta sudah baik yakni dari 21 peserta yang ikut pelatihan ada 19 orang telah memahami materi. Dan sebaian peserta dapat menggunakan aplikasi aermod.