Peningkatan jumlah penduduk yang cepat serta proses urbanisasi yang pesat menyebabkan limbah rumah tangga mengalami peningkatan yang berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu limbah rumah tangga yang sering kali diabaikan oleh masyarakat adalah minyak jelantah atau minyak goreng bekas, yang telah digunakan untuk memasak sehari-hari. Minyak jelantah ini umumnya dibuang sembarangan yang berpotensi mencemari tanah dan sumber air, serta mengganggu keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. Tujuan dari kegiatann ini adalah meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam mengelola minyak jelantah menjadi sabun padat untuk mengurangi limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 9-22 januari 2026 di Desa Rembitan Lombok Tengah yang dihadiri oleh 30 peserta. Pengabdian pada minggu pertama dimulai dengan pembukaan, dan penyampaian materi terkait pentingnya mengolah limbah rumah tangga, serta cara pembuatan sabun padat. Minggu selanjutnya dilakkukan pelatihan pembuatan sabun padat dari minyak jelantah, evaluasi terhadap kegiatan, serta penutup. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta pada semua aspek kegiatan berada pada kategori baik hingga sangat baik.
Copyrights © 2026