Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) melalui penerapan model pembelajaran CORE–RME (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dalam hal gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (CAR) yang dilakukan dalam dua siklus pada siswa kelas XA di sebuah SMA swasta di Kabupaten Malang. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika, observasi, wawancara, dan Tes Gambar Tertanam Kelompok (GEFT), kemudian dianalisis secara deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CORE–RME mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, yang ditunjukkan dengan peningkatan penguasaan dari 73,5% pada siklus I menjadi 81,4% pada siklus II. Aktivitas siswa dan implementasi pembelajaran juga meningkat pada setiap tahapan CORE–RME. Dari segi gaya kognitif, siswa FI lebih mandiri dalam mengembangkan strategi penyelesaian, sedangkan siswa FD mengalami peningkatan melalui bimbingan dan interaksi kolaboratif. Dengan demikian, model pembelajaran CORE–RME efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi SPLTV dengan mengakomodasi perbedaan gaya kognitif.
Copyrights © 2026