Perundungan adalah perilaku agresif yang secara berulang-ulang ditujukan kepada individu yang lebih lemah, baik secara verbal, fisik, maupun psikologis, yang dapat menghambat perkembangan sosial-emosional dan prestasi akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk dan karakteristik perilaku perundungan yang terjadi di sekolah dasar, (2) mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan perundungan, dan (3) menganalisis strategi pencegahan yang efektif berdasarkan temuan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Buduran dengan metode observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta teori peran Biddle dan Thomas (1986) sebagai landasan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal merupakan bentuk yang paling dominan, dipicu oleh faktor kepribadian, dinamika kelompok, kurangnya empati, dan budaya diam. Strategi pencegahan yang paling efektif adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, sekolah, orang tua, dan pembentukan karakter.
Copyrights © 2026