Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) tipe 2 dapat menyebabkan gangguan sirkulasi perifer yang ditandai dengan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan meningkatkan risiko ulkus diabetikum. Senam kaki diabetes merupakan intervensi keperawatan non farmakologis yang berpotensi memperbaiki sirkulasi perifer melalui peningkatan perfusi jaringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam kaki diabetes terhadap perubahan sirkulasi perifer pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 18 pasien di Puskesmas Sedau dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam kaki diabetes dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Pengukuran ABI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank. Hasil: Dari 18 responden, mayoritas responden memiliki nilai ABI pada kategori ringan/sedang sebanyak 13 responden (72.2%). Sedangkan setelah diberikan intervensi, kategori ABI responden pada kategori normal sebanyak 14 responden (77.8%). Nilai uji hipotesis menunjukkan p = 0.000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang bermakna sebelum dan sesudah pemberian senam kaki untuk memperlancar sirkulasi perifer.
Copyrights © 2025