Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, tingkat penerapan PHBS di kalangan remaja di Desa Kampong Barat masih rendah. Kondisi ini menyoroti adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik PHBS yang memerlukan perhatian utama dari pihak terkait dalam program kesehatan komunitas. Media sosial berpotensi menjadi sarana edukasi yang efektif karena mudah diakses dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengetahui efektifitas Pendidikan Kesehatan berbasis media sosial pada remaja di Desa Kampong Barat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja berjumlah 105 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 83 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Oktober s/d 10 November 2025. Intervensi berupa edukasi kesehatan melalui media sosial (WhatsApp). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki perilaku PHBS kategori cukup (59%). Setelah edukasi, meningkat menjadi kategori baik (61,5%) dengan nilai p = 0,000 (p 0,05). Kesimpulannuya pendidikan kesehatan berbasis media sosial sangat efektif dilakukan hal ini sangat signifikan terhadap peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja. Diharapkan para remaja dapat lebih aktif dalam mecari dan menerapkan informasi Kesehatan yang diperoleh dari media sosial. Tenaga Kesehatan komunitas dapat memanfaatkan media sosial yang kreatif dan interaktif digunakan sebagai sarana promosi kesehatan masyarakat.Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Media Sosial, PHBS, Remaja
Copyrights © 2025