Bagian cutting di industri garmen memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat penggunaan alat tajam, paparan bahan kimia, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menyusun strategi pengendalian kecelakaan kerja di bagian cutting CV SNT Garment menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada tujuh pekerja, serta analisis data berdasarkan standar AS/NZS 4360. Hasil identifikasi menunjukkan 14 potensi bahaya, dengan klasifikasi risiko terdiri dari 72% risiko rendah, 14% risiko sedang, dan 14% risiko tinggi. Setelah dilakukan penerapan strategi pengendalian seperti penggunaan APD, penataan ruang kerja, instruksi kerja, dan checksheet harian, seluruh risiko mengalami penurunan menjadi 100% risiko rendah. Selain menurunkan tingkat risiko secara kuantitatif, penerapan metode HIRARC juga meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja. Penelitian ini membuktikan bahwa metode HIRARC efektif dalam mengendalikan risiko kecelakaan kerja di industri garmen dan dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan K3 yang sistematis.
Copyrights © 2025