Publish Date
30 Nov -0001
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk merekonstruksi pemahaman etika ekonomi Islam yang sering terjebak pada aspek normatif, tanpa menyentuh dimensi pembentukan karakter pelaku ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran trilogi kecerdasan—kognitif, emosional, dan spiritual—dalam bimbingan wahyu sebagai fondasi pembentukan etika ekonomi Islam yang berorientasi pada kemaslahatan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis terhadap literatur klasik dan kontemporer terkait nilai-nilai wahyu dan etika ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi trilogi kecerdasan membentuk pribadi ekonomi yang berintegritas, rasional dalam berpikir, empatik dalam berinteraksi, dan bertanggung jawab secara spiritual terhadap setiap keputusan ekonomi. Kesimpulannya, ekonomi Islam berfungsi tidak hanya sebagai sistem keuangan, tetapi juga sebagai sistem nilai yang memadukan akal, hati, dan iman dalam menciptakan keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat. Implikasinya, penerapan trilogi kecerdasan dalam pendidikan dan praktik ekonomi Islam dapat menjadi strategi efektif untuk membangun tatanan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai ilahiah
Copyrights © 0000