Ujung tombak pelayanan kesehatan secara langsung menentukan mutu asuhan dan kepuasan pasien. Pemahaman yang komprehensif mengenai kesejahteraan psikologis dan beban kerja perawat diperlukan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kinerja perawat, menjaga kualitas pelayanan, serta mendukung keberlanjutan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesejahteraan psikologis dan beban kerja terhadap kinerja perawat instalasi rawat inap di RS Bhayangkara Tingkat III Palu. Desain penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional melibatkan seluruh 43 perawat sebagai sampel melalui total sampling. Instrumen berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas (p < 0,05) dan reliabilitas (α > 0,80) untuk mengukur kesejahteraan psikologis, beban kerja, dan kinerja perawat. Analisis regresi linier berganda menunjukkan kesejahteraan psikologis tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (t = –0,231; p = 0,819), sedangkan beban kerja berpengaruh positif signifikan (t = 4,286; p = 0,000). Hasil ini menegaskan beban kerja sebagai faktor dominan yang memengaruhi kinerja perawat.
Copyrights © 2025