Desa Puyoh (juga disebut "Puyuh" dalam dokumen administratif), Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merupakan sentra produksi tahu skala mikro dan kecil yang masih mengandalkan pemindahan kedelai pasca-pemasakan secara manual. Proses ini mengurangi efisiensi, meningkatkan risiko kecelakaan kerja, dan membatasi kapasitas produksi. Program pengabdian ini memperkenalkan Alat Bantu Wadah Berjalan (ABWB), yaitu alat pemindah kedelai panas berbasis roda dan tahan suhu tinggi. Kegiatan meliputi: (i) survei kebutuhan dan co-design bersama mitra, (ii) fabrikasi dan uji laboratorium, (iii) implementasi lapangan, (iv) pelatihan penggunaan dan perawatan, serta (v) pendampingan manajemen usaha dan digitalisasi pemasaran. Hasil awal menunjukkan pengurangan waktu transfer kedelai hingga dua kali lebih cepat dan potensi peningkatan produksi harian sebesar ~30%. Namun, angka ini masih memerlukan validasi data operasional jangka panjang. Selain itu, terbentuk forum dukungan berkelanjutan antara pengrajin dan kampus. Intervensi ini membuktikan bahwa mekanisasi sederhana yang dikombinasikan dengan pelatihan terpadu mampu meningkatkan produktivitas, keselamatan kerja, dan akses pasar UMKM pangan desa.
Copyrights © 2025