Penyalahgunaan boraks pada jajanan sekolah masih menjadi ancaman keamanan pangan karena bahan ini bersifat toksik dan dilarang digunakan dalam makanan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi risiko siswa mengenai bahaya boraks, alasan pelarangannya, dampak kesehatan, serta kemampuan mengenali ciri pangan yang patut dicurigai. Edukasi dilaksanakan pada 18 Oktober 2023 di SMP Gelora Depok kepada siswa kelas VII melalui metode ceramah interaktif berbasis PowerPoint, diskusi, dan evaluasi menggunakan kuesioner berisi 10 pertanyaan. Hasil menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Evaluasi kuesioner menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman sebesar 65%, dengan capaian sangat tinggi (100%) pada aspek dampak kesehatan, fungsi boraks dalam industri, dan pentingnya edukasi keamanan pangan. Namun, beberapa aspek seperti alasan pelarangan boraks dan persepsi keamanan dalam jumlah kecil masih memerlukan penguatan. Secara keseluruhan, pendekatan visual dan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya boraks pada makanan. Ke depan, diperlukan penguatan materi secara berkelanjutan dan integrasi edukasi keamanan pangan dalam kegiatan sekolah agar siswa mampu menerapkan perilaku konsumsi yang lebih kritis dan aman.
Copyrights © 2025