Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini sering ditemukan di lingkungan padat seperti pondok pesantren, dan rendahnya pengetahuan santri menjadi salah satu faktor tingginya prevalensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja dalam pencegahan penyakit skabies. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Pre-Test Post-Test With Control Group Design. Teknik Sampel: random sampling. Jumlah Sampel: 132 responden, terdiri dari 66 kelompok intervensi dan 66 kelompok kontrol. Analisis Data: Menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan pre dan post dalam kelompok, dan uji Mann-Whitney untuk membandingkan antar kelompok kontrol. Hasil Penelitian: Kelompok intervensi mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan penyuluhan kesehatan (p-value=0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p-value=0,083). Perbedaan pengetahuan antara kedua kelompok signifikan (p-value=0,000).
Copyrights © 2025