Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas kesehatan jangka panjang. Kurangnya pengetahuan serta keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi yang akurat masih menjadi permasalahan utama pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan praktik langsung penggunaan AI sebagai media literasi kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah remaja di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penyampaian materi dilakukan melalui edukasi, diskusi, dan simulasi penggunaan AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi serta kemampuan memanfaatkan AI secara mandiri sebagai sumber informasi kesehatan.
Copyrights © 2026