Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Saga Jaya di Desa Sungai Gantang yang beranggotakan 35 orang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi selama periode enam bulan pasca-pelatihan. Variabel independen meliputi instrumen pelatihan, materi pelatihan, pelatih/instruktur, dan relevansi pelatihan dengan pekerjaan, sedangkan variabel dependen mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku kerja, motif (motivasi intrinsik), serta nilai-nilai profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan model ADDIE memberikan pengaruh positif terhadap kompetensi pengelola, terutama pada peningkatan pengetahuan teknis pengelolaan keuangan BUMDES dan keterampilan penyusunan laporan. Namun, terdapat ketimpangan dalam penguatan sikap kerja dan internalisasi nilai, yang dipengaruhi oleh keterbatasan relevansi materi dengan konteks lokal serta kurangnya pendampingan pasca-pelatihan. Pembahasan mengungkap bahwa efektivitas pelatihan sangat bergantung pada kesesuaian instrumen dan kualitas instruktur. Kata Kunci: Pelatihan, Kompetensi, Model ADDIE, BUMDes.
Copyrights © 2026