Studi ini bertujuan untuk membahas pentingnya pengendalian mutu yang efektif dalam industri manufaktur.Khususnya pada sistem kereta gantung troli yang diproduksi di PT Tera Optima Engineering di Tangerang.Studi ini menyoroti bahwa kualitas produk sangat penting untuk kepuasan pelanggan,identitas perusahaan,dan daya saing jangka panjang.produk cacat dapat berdampak negatif pada citra perusahaan dan menyebabkan kerugian ekonomi.Tujuan utama studi ini adalah untuk menganalisis penerapan metode Pengendalian Mutu Statistik (SQC) dalam mengelola kualitas Sistem Kereta Gantung Troli dan mengidentifikasi akar penyebab cacat menggunakan P-Chart dan Diagram Tulang Ikan.Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif,menggunakan metode SQC untuk mengevaluasi proses produksi dengan data yang dikumpulkan dari cacat pada produk Sistem Kereta Gantung Troli pada November 2025.Alat utama yang digunakan dalam analisis adalah grafik kontrol P-Chart untuk memantau stabilitas proses dan mengidentifikasi penyimpangan serta diagram tulang ikan untuk secara sistematis mengidentifikasi dan mengkategorikan penyebab mendasar dari cacat.Analisis menunjukkan bahwa meskipun proses produksi secara keseluruhan umumnya terkendali secara statistik,dengan P-Chart menunjukkan sebagian besar titik data berada dalam Batas Kontrol Atas dan Bawah (UCL 0,193 dan LCL 0,047),beberapa jenis cacat yang berulang teridentifikasi,dengan cacat rol dan cacat pengelasan sebagai yang paling dominan.Analisis diagram tulang ikan mengkategorikan penyebab cacat menjadi enam faktor utama: Manusia,Mesin,Metode,Material,Pengukuran, dan Lingkungan. Secara khusus, faktor manusia (kurangnya konsentrasi dan pelatihan operator) dan faktor mesin (kondisi mesin yang sudah tua dan perawatan yang tidak memadai) diidentifikasi sebagai kontributor utama ketidakstabilan proses dan cacat produk.
Copyrights © 2026