Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Antikorupsi dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Pembentukan Karakter di kalangan mahasiswa Akbar, Firzatullah; Akbar, Muhammad Fathir
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan persoalan serius yang melemahkan kepercayaan publik dan menghambat pembangunan nasional. Rendahnya integritas moral di kalangan generasi muda menunjukkan bahwa pendidikan formal belum sepenuhnya efektif dalam menanamkan nilai antikorupsi. Penelitian ini menelaah bagaimana nilai-nilai antikorupsi dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) guna memperkuat pembentukan karakter mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif-eksploratif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 15 mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah PKn. Analisis tematik menghasilkan empat tema utama: pemahaman nilai antikorupsi, efektivitas pembelajaran PKn, hambatan internalisasi nilai, dan strategi penguatan budaya integritas di kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab merupakan nilai yang paling dipahami mahasiswa, sedangkan efektivitas PKn dinilai cukup tinggi pada aspek kesadaran moral, namun masih rendah pada penerapan perilaku etis. Hambatan utama terletak pada budaya permisif terhadap ketidakjujuran dan kurangnya sistem pelaporan etika yang tegas. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan antikorupsi membutuhkan sinergi antara pembelajaran, keteladanan dosen, dan sistem kampus yang berintegritas. Integrasi nilai antikorupsi dalam PKn bukan sekadar inovasi kurikulum, melainkan strategi fundamental untuk membentuk generasi berkarakter yang menjadi agen perubahan menuju masyarakat bersih dan beretika.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Trolly Roller Cableway System Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) pada PT Tera Optima Enggineering di Tanggerang Akbar, Muhammad Fathir; Pristiana, Ulfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5318

Abstract

Studi ini bertujuan untuk membahas pentingnya pengendalian mutu yang efektif dalam industri manufaktur.Khususnya pada sistem kereta gantung troli yang diproduksi di PT Tera Optima Engineering di Tangerang.Studi ini menyoroti bahwa kualitas produk sangat penting untuk kepuasan pelanggan,identitas perusahaan,dan daya saing jangka panjang.produk cacat dapat berdampak negatif pada citra perusahaan dan menyebabkan kerugian ekonomi.Tujuan utama studi ini adalah untuk menganalisis penerapan metode Pengendalian Mutu Statistik (SQC) dalam mengelola kualitas Sistem Kereta Gantung Troli dan mengidentifikasi akar penyebab cacat menggunakan P-Chart dan Diagram Tulang Ikan.Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif,menggunakan metode SQC untuk mengevaluasi proses produksi dengan data yang dikumpulkan dari cacat pada produk Sistem Kereta Gantung Troli pada November 2025.Alat utama yang digunakan dalam analisis adalah grafik kontrol P-Chart untuk memantau stabilitas proses dan mengidentifikasi penyimpangan serta diagram tulang ikan untuk secara sistematis mengidentifikasi dan mengkategorikan penyebab mendasar dari cacat.Analisis menunjukkan bahwa meskipun proses produksi secara keseluruhan umumnya terkendali secara statistik,dengan P-Chart menunjukkan sebagian besar titik data berada dalam Batas Kontrol Atas dan Bawah (UCL 0,193 dan LCL 0,047),beberapa jenis cacat yang berulang teridentifikasi,dengan cacat rol dan cacat pengelasan sebagai yang paling dominan.Analisis diagram tulang ikan mengkategorikan penyebab cacat menjadi enam faktor utama: Manusia,Mesin,Metode,Material,Pengukuran, dan Lingkungan. Secara khusus, faktor manusia (kurangnya konsentrasi dan pelatihan operator) dan faktor mesin (kondisi mesin yang sudah tua dan perawatan yang tidak memadai) diidentifikasi sebagai kontributor utama ketidakstabilan proses dan cacat produk.