Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen, perencanaan pajak, dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor konsumsi non-siklikal yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen laba merupakan tindakan yang dilakukan manajemen dalam mengatur laporan keuangan untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga penting untuk dianalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Sampel penelitian ini berjumlah 30 perusahaan dengan periode penelitian selama lima tahun, yaitu tahun 2020–2024, sehingga diperoleh sebanyak 150 data observasi. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi EViews versi 12. Metode analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, regresi data panel, pemilihan model regresi data panel, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F sebagai uji simultan, serta uji t sebagai uji parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perencanaan pajak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi sebesar 0,0001 < 0,05. Sementara itu, kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,0760 > 0,05, dan beban pajak tangguhan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,8442 > 0,05. Secara simultan, kebijakan dividen, perencanaan pajak, dan beban pajak tangguhan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi sebesar 0,000554 < 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pihak manajemen, investor, dan akademisi dalam memahami praktik manajemen laba di perusahaan.
Copyrights © 2026