Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tunjangan pegawai dan fasilitas kantor terhadap kinerja pegawai pada kantor dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada kantor dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa yang berjumlah 51 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25 untuk menguji pengaruh variabel independen (tunjangan pegawai dan fasilitas kantor) terhadap variabel dependen (kinerja karyawan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tunjangan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,017 < 0,05, dengan koefisien regresi 0,412; (2) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas personel dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan koefisien regresi 1,381; dan (3) Disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas personel dengan nilai Fhitung 75,754 > 3,19 Ftabel dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,749. Artinya, 74,9% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa tunjangan pegawai dan fasilitas kantor secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kelancaran Penerimaan tunjangan oleh pegawai dan ketersediaan fasilitas kerja yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai.
Copyrights © 2026