Kesadaran akan pertanggungjawaban manusia kepada Allah SWT merupakan salah satu fondasi utama dalam ajaran Islam yang berfungsi sebagai landasan moral dan spiritual dalam kehidupan. Dalam konteks kehidupan modern yang ditandai oleh berbagai krisis etika, degradasi moral, dan melemahnya rasa tanggung jawab sosial, pemahaman terhadap konsep hisab menjadi semakin relevan. Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW banyak menegaskan bahwa setiap individu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Oleh karena itu, kajian mendalam terhadap hadis-hadis tentang pertanggungjawaban menjadi penting untuk memperkuat kesadaran etis dan spiritual umat Islam.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami konsep pertanggungjawaban manusia kepada Allah SWT sebagaimana termuat dalam hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan al-Tirmidzi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (maudhu’i), yaitu dengan mengumpulkan hadis-hadis yang berkaitan dengan tema pertanggungjawaban, kemudian mengklasifikasikan dan menganalisisnya secara sistematis. Analisis dilakukan terhadap kandungan makna, konteks, serta relevansi pesan hadis dalam kehidupan kontemporer, disertai telaah sanad dan matan untuk memastikan kesahihan dan konsistensinya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tersebut secara konsisten menegaskan prinsip keadilan ilahi, tanggung jawab individual, dan pentingnya amanah dalam setiap aspek kehidupan. Konsep ini memiliki implikasi moral dan etis yang kuat dalam membentuk karakter dan kesadaran spiritual umat Islam di era modern.
Copyrights © 2026