Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman lambang bilangan anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media puzzle di PAUD Al-Barokah Kecamatan Pabuaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Fokus penelitian diarahkan pada kemampuan anak dalam mengenali, menyebutkan, mengurutkan, serta mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda melalui aktivitas bermain puzzle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada anak. Anak terlihat lebih antusias, fokus, serta berani terlibat langsung dalam kegiatan belajar dibandingkan pembelajaran konvensional yang bersifat verbal dan satu arah. Media puzzle membantu anak memahami lambang bilangan secara visual dan konkret, serta mendorong perkembangan kemampuan berpikir logis, koordinasi mata dan tangan, dan interaksi sosial antar anak. Meskipun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak semua anak mencapai tingkat pemahaman yang sama, khususnya dalam menghubungkan simbol angka dengan konsep kuantitas, sehingga masih diperlukan pendampingan guru secara bertahap. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa media puzzle dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif anak usia dini serta berpotensi mendukung perkembangan numerasi awal secara optimal.
Copyrights © 2026