Keluarga Berencana (KB) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mengendalikan pertumbuhan penduduk. Keberhasilan program KB sangat dipengaruhi oleh persepsi wanita usia subur (WUS) terhadap penggunaan kontrasepsi, karena persepsi yang positif dapat mendorong penggunaan kontrasepsi, sedangkan persepsi yang negatif dapat menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi tentang KB dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Puskesmas Babelan 1. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif tentang KB, yaitu sebanyak 30 responden (55,6%), dan sebanyak 31 responden (57,4%) menggunakan alat kontrasepsi. Hasil analisis statistik menjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi tentang KB dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur dengan nilai p < 0,05 dan nilai Oods Ratio (OR) sebesar 7,667. Hal ini menjukkan bahwa wanita usia subur yang memiliki persepsi positif tentang KB memiliki peluang lebih besar untuk menggunakan kontrasepsi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan konseling Keluarga Berencana untuk membentuk persepsi positif pada wanita usia subur guna mendukung keberhasilan program KB.
Copyrights © 2026