Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan etika kerja terhadap kepuasan kerja dengan employee creativity sebagai variabel mediasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuk Linggau. Permasalahan penelitian berangkat dari masih rendahnya inisiatif kerja, disiplin, dan kreativitas pegawai yang berimplikasi pada tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, dimana seluruh populasi yang berjumlah 72 pegawai ASN dan Non ASN dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee creativity, demikian pula etika kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee creativity. Selanjutnya, employee creativity terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa employee creativity mampu memediasi pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja serta memediasi pengaruh etika kerja terhadap kepuasan kerja secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepuasan kerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh sistem pengembangan karir dan etika kerja, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam mendorong kreativitas pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi instansi pemerintah untuk merancang kebijakan pengembangan SDM yang berorientasi pada peningkatan kreativitas sebagai strategi peningkatan kepuasan kerja dan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026