Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi masyarakat yang serius karena berkaitan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas ibu serta luaran kehamilan yang tidak optimal. KEK dapat menyebabkan anemia, komplikasi kehamilan dan persalinan, serta meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, prematur, dan gangguan tumbuh kembang. Meskipun berbagai program gizi telah dilakukan, kasus KEK masih ditemukan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian KEK adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai pemenuhan gizi seimbang dan kebutuhan energi selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan metode edukasi yang efektif, menarik, dan mudah dipahami, salah satunya melalui penggunaan media video animasi yang bersifat visual dan interaktif. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Koja dengan melibatkan 86 ibu hamil sebagai responden yang dipilih secara purposive. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah pemberian edukasi menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan skor pengetahuan. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah intervensi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 66,69 dan meningkat menjadi 86,05 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,05). Kesimpulan edukasi menggunakan media video animasi terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Kecamatan Koja.
Copyrights © 2026