Purpose – This study aims to explore the impact of the open unemployment rate, poverty rate, and labor force participation rate on the Human Development Index (HDI) in Bangka Belitung Province.Methods – This study uses panel data analysis on seven districts/cities during the period 2013–2023.Findings – The results indicate that the open unemployment rate variable has no effect on the HDI, the poverty rate variable has a negative impact on the HDI while the labor force participation rate variable has a positive impact on the HDI.Implication – These findings suggest that better labor absorption through training and job creation is needed to anticipate the impact of future unemployment. Poverty reduction must be a top priority through programs that expand access to basic services and social safety nets. Improving the quality of the workforce through education and vocational training is important to maximize the positive impact of labor participation on HDI.Originality – This study contributes to the analysis of human development and employment policies, particularly in identifying the determinants of the HDI in Bangka Belitung Province using panel data analysis. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Tingkat Kemiskinan (TK), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Bangka Belitung.Metode – Studi ini menggunakan analisis data panel pada tujuh Kabupaten/Kota selama periode 2013–2023.Temuan – Hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel tingkat pengangguran terbuka tidak memberikan pengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia, variabel tingkat kemiskinan memiliki dampak negatif terhadap Indeks Pembangunan Manusia, sementara variabel tingkat partisipasi angkatan kerja menunjukkan dampak positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia.Implikasi – Temuan ini menyiratkan penyerapan tenaga kerja yang lebih baik melalui pelatihan dan penciptaan lapangan kerja diperlukan untuk mengantisipasi dampak pengangguran di masa depan. Penurunan kemiskinan harus menjadi prioritas utama melalui program yang memperluas akses layanan dasar dan jaring pengaman sosial. Peningkatan kualitas angkatan kerja lewat pendidikan dan pelatihan vokasi penting untuk memaksimalkan dampak positif partisipasi kerja terhadap Indeks Pembangunan Manusia.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi pada analisis kebijakan pembangunan manusia dan ketenagakerjaan, khususnya dalam mengidentifikasi menggunakan analisis data panel.
Copyrights © 2025